Home 10 Berita Terkini 10 Solusi dan Aantisipasi Disperta ke Petani Cabai
Yudi Kepala Seksi Sayur
dan Tanaman Hias

Solusi dan Aantisipasi Disperta ke Petani Cabai

Panen Cabai

JEMBER – SBCTV – Musim hujan menyebabkan sejumlah harga kebutuhan pokok di pasaran melonjak naik, salah satunya cabai. terkait hal tersebut, disperta bekerja sama dengan BMKG berupaya memberikan solusi dan antisipasi kepada petani cabai.

Kegagalan panen menyebabkan harga cabai melonjak naik di berbagai daerah. Penyebab kegagalan panen diantaranya karena kendala musim hujan sehingga membuat lahan pertanian tergenang air. Selain itu, kegagalan panen juga disebabkan sistim budidaya yang masih menggunakan sistim budidaya musim kemarau dan diantaranya juga disebabkan oleh serangan jamur.

”  Kemarin gegagalan panennya sebagian besar karena sistim kebudayaannya, memang karena musim hujan, cuma permasalahan yang di lapangan itu karena terjadinya genangan. Jadi yang dipakai kemarin itu masih pakai sistim budidaya secara musim kemarau, sehingga diantar hulu dan itu tidak dibuatkan saluran air. nah sehingga waktu musim hujan terjadi genangan, sehingga menyebabkan sebagian besar gagal panen, karena serangan antrak. Kita langsung koordinasi dengan teman – temana di lapangan, berkaitan untuk kegagalan ini supaya tidak terulang. Sehingga kita coba bekerjasama dengan BMKG, jadi nanti cepat ada informasi sehingga kita bisa memutuskan informasi itu. ” Kata Bapak Yudi selaku Seksi Sayur dan Tanaman Hias.

Hingga saat ini data terakhir daftar harga cabai di tingkat petani yakni dua belas ribu rupiah untuk cabai merah besar, cabai rawit hijau empat puluh dua ribu, dan tomat seribu lima ratus rupiah namun di pasaran harga tersebut menjadi dua kali lipatnya. (Dian)

Share Button

About dony damara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pelaku pengedar rokok tanpa cukai digrebek Polisi

Jember  – SBCTV “Pengedar rokok tanpa cukai, berinisal M, warga Jember  akhirnya berhasil dibekuk  oleh anggota ...