Home 10 Berita Terkini 10 IPEMI Kepri Rayakan Milad Ke Satu Tahun

IPEMI Kepri Rayakan Milad Ke Satu Tahun

TANJUNGPINANG – SBCTV Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia Propinsi Kepulauan Riau genap berusia 1 tahun. Dalam usia yang baru ini, IPEMI Kepri sudah banyak merangkul pengusaha muslimah yang bergerak di bidang apa saja.

Meski begitu belum semua IPEMI tingkat kabupaten kota terbentuk, dari tujuh kabupaten,kota yang ada di Propinsi Kepri hanya Natuna dan Anambas yang belum terbentuk.

Asisten dua bidang ekonomi pembangunan Syamsul Bahrum, yang hadir mewakili Gubernur Kepri, dalam sambutannya mengatakan bahwa, perkembangan usaha dari tingkat ukm dan pengusaha besar, cukup berkembang sangat signifikan.

Untuk itu pada anggaran tahun berikutnya Pemerintah Propinsi Kepri akan membangun pasar tradisional yang cukup besar guna menampung pengusaha disana.

Sebagai upaya IPEMI Propinsi Kepri dalam merangkul pengusaha muslimah, pihaknya juga membuka bazar bagi seluruh anggota IPEMI untuk memasarkan produk mereka masing-masing, mulai dari produk kuliner, produk handy craft dan produk busana yang dipasarkan di salah satu mall di Tanjungpinang.

Sri Wahyuni (Ketua IPEMI Propinsi Kepri) 

Dirinya juga menjelaskan, “kegiatan ini sengaja dilakukan untuk menghimpun anggota dan bersilatuhrahmi serta berbagi informasi tentang produk yang dihasilkan dari masing-masing anggota IPEMI.”

HARIS MALOKO

Saksikan Berita Selengkapnya

Di Jendela SBCTV Setiap Hari Senin – Sabtu Pukul 17.00 

Warta SBCTV Setiap Hari Senin – Sabtu Pukul 19.00

Warta Sepekan Setiap Hari Minggu Pukul 19.00

Siaran SBCTV Dapat di Akses Melalui 

http://live.sbctv.id atau http://video.sbctv.id/sbctv-jatim/

Download Aplikasi SBCTV di PlayStore

Video Yang Sudah Tayang Dapat Di Akses Melalui : http://video.sbctv.id

Share Button

About dony damara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Inflasi Jember diprediksi meningkat jelang lebaran

 Jember – SBCTV “Nilai inflasi kabupaten Jember diprediksi akan cenderung meningkat menjadi 0,46 persen sampai 0,56 ...